Napoli Tidak Sembarangan Di Puncak Klasemen

Napoli Tidak Sembarangan Di Puncak Klasemen

Napoli Tidak Sembarangan Di Puncak Klasemen – Luar biasa & mengejutkan! Tiga kata itu barangkali tepat disematkan kepada Napoli. Tim yang pernah ‘dibesarkan’ oleh Maradona itu tampil menggila dalam 3 musim terkahir. Puncaknya, musim ini. Napoli melesat ke puncak klasemen dan terus memenangkan pertandingan. Pertandingan terakhir yang dimenangkan Napoli adalah ketika mengalahkan Empoli, Minggu 31 Januari 2016. Napoli menggasak Empoli 5-1 di Sao Paolo.

Pencetak semua gol Napoli dalam pertandingan tersebut adalah Gozalo Higuain (1 gol), Jose Callejon (2 gol), serta Insigne (1 gol). Satu gol sisa diciptakan oleh pemain Empoli sendiri yakni Michele Camporese lewat proses gol bunuh diri.

Review Pertandingan

Napoli menguasai permainan dengan penguasaan bola di atas 60%. Selama permainan, Napoli berhasil melakukan 619 operan akurat. Empoli hanya berhasil melakukan 337 operan. Operan akurat Napoli lebih banyak disumbang oleh Allan dan Jorginho. Keduanya berperan besar dalam menyambungkan lini belakang dan lini depan.

Napoli bermain dengan 3 striker sekaligus. Ketiga penyerang inti Napoli ini adalah Higuain, Callejon dan Insigne. Kehebatan trisula ini sangat kentara terlihat dalam pertandingan melawan Empoli semalam. Dari 21 tembakan ke gawang, 14 di antaranya adalah perbuatan ketiga trisula itu. Kehebatan permainan Insigne dan Higuain mampu memiliki operan-operan dengan tingkat akurasi mencapai 86%.

Trisula penyerang Napoli tersebut sangat terbantu oleh permainan serangan sayap. Selain itu, penampilan mantereng juga ditunjukkan Jose Callejon. Pada pertandingan semalam, pemain sayap asal Spanyol itu berhasil melepaskan   beberapa tembakan dan 2 di antaranya berbuah gol. Gol bunuh diri Empoli pun adalah hasil dari umpan silang Callejon yang gagal dibuang ke luar lapangan.

Kemenangan telak atas Empoli sebetulnya tidak dapat dilepaskan dari peran duo gelandang bertahan mereka, yakni Allan dan Jorginho. Kedua pemain inilah yang mengamankan lini tengah Napoli ketika Empoli melakukan serangan balik.

Empoli sendiri bukannya tanpa perlawanan. Terbukti, di awal-awal mereka mampu membaca permainan Napoli dan lebih dulu mencetak gol. Dalam pertandingan yang berjalan kurang seimbang itu, Empoli mengandalkan Ricardo Saponara yang juga tidak terlalu berkembang permainannya.  Namun, setelah unggul 1-0, para pemain Empoli justru memilih bertahan penuh. Kondisi ini lah yang dimanfaatkan Napoli untuk mengurung pertahanan Empoli “puhan menit.” Lorenzo Insigne dan Jose Callejon adalah dua pemain sayap yang sangat diuntungkan oleh keadaan merapatnya permainan Empoli ke tengah. Alhasil sisi sayap Empoli nyaris tak pernah istirahat dibombardir ke dua pemain ini. Ketika para pemain Empoli berurusan dengan  kedua pemain tersebut, Marek Hamsik tampil sebagai penggedor dari tengah pertahanan Empoli. Sebagai hasilnya, Empoli babak belur.

Dengan kemenangan ini, Maurizio Sarri sebagai pelatih Napoli saat ini telah menunjukkan bahwa ia adalah pelatih Italia yang harus ‘dilirik serius oleh para pelatih klub papan atas Serie A lainnya. Eks pelatih Empoli itu telah membuktikan bahwa tim yang ditanganinya mampu mengimbangi tim-tim besar Italia lainnya. Salah satu pembuktian terakhirnya adalah ketika menghancurkan eks tim asuhannya musim lalu, Empoli.

Napoli Tanggapi Juventus

Melihat perkembangan Serie A beberapa pekan terakhir, perhatian akan tertuju pada dua tim teratas, Napoli dan Juventus. Akhir pekan lalu, kedua tim itu sama-sama memperoleh kemenangan besar. Juventus menghancurkan Chievo 4-0 dan Napoli juga menggasak Empoli 5-1. Saat ini, Napoli unggul 2 angka di atas Juventus. Seperti apa Napoli melihat pergerakan Juventus yang semakin meyakinkan dalam 2 bulan terakhir?

Pelati Napoli, Sarri mengatakan bahwa Napoli tidak merasakan tekanan apapun dari hasil positif yang diperoleh Juventus belakangan. Sarri malah mengirimkan sinyal bahwa musim ini Napoli sangat serius dalam merangkul Scudeto. Juventus di matanya dianggap punya musimnya sendiri. Saat ini, Napoli sedang berada di atasnya. Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa Napoli tidak mau main-main di puncak klasemen seperti yang telah mereka lakukan saat ini.

Semangat yang sama juga diutarakan Higuain. Striker andalan Napoli dua musim ini mengatakan bahwa Napoli terlihat sebagai tim yang kompak dan kuat. Dirinya dan rekan-rekan lainnya terus mengukur satu per satu pertandingan yang akan dijalani untuk dimenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *